Tahap Perkembangan Anak yang Wajib Bunda Tahu

Pernahkah dengar istilah ‘usia emas’ yang dikaitkan pada perkembangan anak?

Kata ini erat hubungannya dengan apa yang terjadi pada setiap tahapan di masa anak usia dini, Moms. Karena di masa inilah, anak mulai belajar dan terbentuk untuk menjadi pribadi unik seperti apa di masa depan.

Dilansir Parenting Club, secara umum, istilah anak usia dini merujuk pada anak-anak berusia 0-8 tahun. Lebih lanjut, kajian rumpun keilmuan PAUD menyebut PAUD dilaksanakan sejak usia 0-8 tahun atau dikenal ‘usia emas’.

Sementara ruang lingkup usia dini meliputi, bayi (0-1 tahun), balita (2-3 tahun), kelompok bermain (3-6 tahun) dan usia sekolah awal (6-8 tahun). Di usia-usia inilah anak sangat membutuhkan stimulasi sesuai kelompok usia dan kemampuannya. Karena itu, Anda perlu mengetahui tahapan perkembangan anak usia dini mulai dari fisik, kognitif, bahasa, emosi dan sosial. Apa maksudnya?

Fisik

Perkembangan fisik anak usia dini berfokus pada pertambahan berat, tinggi, otak serta keterampilan motorik kasar dan halus. Motorik kasar bisa berupa kemampuan anak untuk bergerak, melompat, berlarian. Ini utamanya terjadi pada anak usia 4-5 tahun yang kian bertambah kekuatannya seiring usia. Sementara motorik halus berkaitan dengan kemampuan dan keterampilan fisik yang lebih melibatkan otot kecil dan koordinasi pada mata dan tangan. Misalnya melipat dan merobek kertas, menekuk, mengupas dan sebagainya.

Kognitif

Jean Piaget, Profesor Psikologi dari Universitas Geneva, Swiss, dalam Teori Perkembangan Kognitif (Cognitive theory) menyatakan, anak-anak sebetulnya memiliki cara berpikir mirip orang dewasa. Setidaknya ada empat tahap perkembangan kognitif yang dibagi Piaget dalam 4 tahap.Pertama, tahap sensorimotor (usia 0-24 bulan) adalah masa anak masih memiliki gerak refleks yang terbatas.

Ia belum bisa mengetahui apa yang diinginkan dan dibutuhkan. Tak heran bila Anda sering merasa bingung ketika anak usia ini rewel sedangkan anak pun tidak dapat menjelaskan apa yang mengganggunya.

Kedua, tahap praoperasional (2-7 tahun), anak sudah mulai dapat menerima rangsangan tapi masih terbatas. Meski masih cenderung egois, kemampuan bahasa dan kosakatanya yang kian berkembang membantu anak untuk berkomunikasi dan menyampaikan keinginan dan kebutuhannya. Di sinilah Anda perlu berusaha lebih keras untuk memahaminya sekaligus mengarahkannya pada hal atau kebiasaan yang baik.

Kemudian tahap operasional konkret (7-11 tahun), anak sudah bisa berpikir logis dan sudah mengerti konsep rasional. Selanjutnya, tahap operasional formal (mulai 11 tahun) anak mulai memasuki fase remaja hingga siap untuk menghadapi realita dunia pada masa dewasa.

Bahasa

Pada masa prasekolah, perkembangan bahasa anak mulai berkembang pesat. Bahasa bisa ia dapatkan dari pengalaman dirinya ataupun lingkungannya. Parent Further menyebut, anak usia 3 tahun umumnya telah mampu mengetahui setidaknya 300 kata.

Jumlah itu tidak menutup kemungkinan berkembang menjadi 1.500 kata pada usia 4 tahun, dan mencapai 2.500 kata pada usia 5 tahun. Bantu anak dengan melatih keterampilan bahasanya ini dengan kegiatan membaca bersama, mengajaknya ngobrol dan mengajukan banyak pertanyaan.Apa yang paling kamu sukai dari kebun binatang? Apakah kamu merasa senang saat kita melihat gajah tadi? Bisakah kamu menyebutkan apa-apa saja yang tadi kita lihat di sana?

Sosio-Emosional

Perkembangan pada anak usia dini sebetulnya telah dimulai sejak bayi dilahirkan. Misalnya, secara emosional bayi mulai menghentakkan kaki ketika merasa senang, melempar barang ketika tantrum dan sebagainya. Kemudian seiring perkembangan usia dan kedekatan bayi dengan orang dewasa, akan menjadikan mereka semakin siap menghadapi sosialnya.

Anak usia dini umumnya memiliki rasa ingin tahu besar, unik, suka imaginasi dan fantasi, egois, dan konsentrasi yang relatif pendek. Itulah mengapa, seringkali pembelajaran pada anak usia dini lebih efektif disampaikan dengan melibatkan kegiatan atau permainan interaktif. Nah, itu dia tahap perkembangan pada anak usia dini yang perlu diketahui.

Awasi Setiap Detik Perkembangan Anak Anda

Melakukan deteksi dini pada pertumbuhan anak, dapat mencegah terjadinya gangguan tumbuh kembang pada si Kecil di kemudian hari. Sebaiknya Ibu teliti memperhatikan fase perkembangannya karena dapat menjadi salah satu cara jitu untuk mendapatkan diagnosa awal yang efektif.

Pencegahan Dini

Kelainan psikologis yang mungkin muncul pada si Kecil bisa berupa autisme, stuttering, maupun hiperaktivitas yang berpotensi mengganggu kemampuan si Kecil dalam bersosialisasi.

Kelainan psikologis dapat memberikan dampak kepada kesehatan sosial, mental, maupun kognitif si Kecil. Oleh sebab itu, pencegahan dini perlu dilakukan selama gejalanya masih dapat disembuhkan. Ibu bisa melakukan penanganan dini melalui dua langkah: amati perkembangan si Kecil dan periksa perkembangan si Kecil secara rutin.

Amati Perkembangan si Kecil Mengamati perkembangan si Kecil dapat Ibu lakukan dengan mengajak si Kecil bermain bersama. Selain mampu menstimulasi perkembangan kemampuan dasar si Kecil, Ibu bisa sambil mengamati beberapa aspek seperti: kemampuan berbicara, berjalan, respon, emosi dan kemampuan motorik si Kecil. 

Jika disadari adanya beberapa keanehan, seperti keterlambatan perkembangan yang tidak sesuai dengan usia si Kecil, maka sebaiknya Ibu membawa si Kecil menemui dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Berikut beberapa sinyal yang perlu diwaspadai agar Ibu dapat mengukur perkembangan si Kecil sesuai usianya:

•Usia 6 bulan: Tidak memberikan senyum dan berwajah dingin 

•Usia 9 bulan: Tidak ada respon suara, senyuman, dan ekspresi wajah lainnya

•Usia 12 bulan awal: Tidak menggumamkan suara (baby talk) dan tidak merespon panggilan nama

•Usia 12 bulan akhir: Tidak ada respon gerakan seperti menunjuk, meraih, atau melambai

•Usia 16 bulan: Belum bisa berbicara 

•Usia 24 bulan: Belum bisa meniru dan belum bisa menyusun kalimat dari dua kata yang berarti 

Did you know?

”Stimulasi dapat diberikan kapanpun dan di manapun, namun Ibu perlu memerhatikan usia si Kecil. Berikan stimulasi yang sesuai dengan usianya.

Periksa Perkembangan si Kecil

Pemeriksaan terhadap perkembangan si Kecil sebaiknya dilakukan oleh ahli seperti psikolog, dokter anak atau psikiater. Pemeriksaan umum terhadap perkembangan si Kecil idealnya dilakukan rutin pada periode 9 bulan, 18 bulan, dan 24 bulan seperti yang dilakukan pada pemeriksaan fisik si Kecil.

Dalam pemeriksaan umum, dokter akan melakukan observasi dan memberikan penilaian berdasarkan kemampuan si Kecil bersosialisasi, berinteraksi dan berkomunikasi dan memberikan evaluasi yang sesuai dengan kebutuhan si Kecil untuk berkembang. 

Seringkali kelainan psikologis pada si Kecil sudah muncul sehingga terlambat untuk ditangani, padahal dengan menjadi Ibu yang cermat dalam mengamati perkembangan si Kecil, pencegahan dini bisa segera dilakukan.

Manfaat bagi Ibu dan si Kecil

Dengan cermat mengawasi perkembangan si Kecil, Ibu dapat merasakan beberapa dampak positif di kemudian hari seperti:-Kemampuan afektif dan kognitif si Kecil bertumbuh secara baik-Si Kecil memiliki kesiapan mental yang cukup saat memasuki dunia sekolah-Potensi dan bakat si Kecil dapat berkembang secara lebih optimal.

Seringkali kelainan psikologis pada si Kecil sudah muncul sehingga terlambat untuk ditangani, padahal dengan menjadi Ibu yang cermat dalam mengamati perkembangan si Kecil, pencegahan dini bisa segera dilakukan.

Pengenalan MPASI Pada Anak

Pemberian makanan pendamping ASI atau MPASI pertama untuk bayi tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, mulai dari kesiapan makan Si Kecil, jenis makanan yang diberikan, hingga cara pemberian makanan pendamping ASI yang tepat.

Pemberian MPASI pertama kepada bayi perlu dilakukan secara tepat. Pasalnya, jika MPASI diberikan dengan jumlah, komposisi, dan waktu yang kurang sesuai, bayi justru bisa jadi sulit makan. Akibatnya, asupan nutrisi bayi tidak tercukupi, sehingga kesehatan serta tumbuh kembangnya terganggu.

Strategi Pemberian MPASI yang Baik Menurut Anjuran Dokter

Ada 4 poin yang perlu diperhatikan dalam memberikan MPASI pertama pada bayi, yaitu:

1. Kesiapan bayi

MPASI pertama dapat diberikan ketika bayi berusia sekitar 6 bulan. Pada usia tersebut, sistem pencernaannya sudah cukup berkembang hingga bisa mencerna makanan padat dengan baik.

Selain usia, kesiapan Si Kecil untuk menerima MPASI dapat terlihat dari beberapa ciri berikut:

  • Suka memasukkan tangan atau berbagai benda ke dalam mulut.
  • Sudah bisa duduk dan menahan kepalanya dalam posisi tegak, walau masih membutuhkan sandaran untuk menahan tubuhnya.
  • Tertarik saat melihat seseorang makan, misalnya dengan bersuara “aah” atau mencoba meraih sendok atau makanan yang sedang Bunda atau Ayah pegang.
  • Adanya respons dari Si Kecil dengan membuka mulutnya saat diberikan makanan atau sendok.
  • Dapat meraih makanan dan memasukkannya ke mulut.

2. Jenis makanan yang diberikan

MPASI harus mengandung gizi seimbang agar dapat memberikan semua nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi, yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, serta serat. MPASI perdananya harus dimulai dengan makanan yang sudah dihaluskan atau bisa juga makanan encer yang sudah disaring.

Secara bertahap, Bunda bisa mengubah tekstur makanan yang semula lebih encer atau cair menjadi semakin padat. Berikut ini adalah tahapan MPASI perdana yang bisa diberikan kepada bayi:

  • Bubur khusus bayi
    Bubur khusus bayi atau sereal bayi adalah salah satu jenis MPASI awal yang praktis dan mudah dibuat. Untuk memperkaya asupan nutrisi Si Kecil, Bunda bisa mencampurkan bubur atau sereal bayi dengan ASI atau susu formula.
  • MPASI sayur dan buah
    Sesekali Bunda bisa memberikan Si Kecil sayur rebus atau tim. Beberapa jenis sayuran yang baik untuk diberikan sebagai MPASI meliputi kentang, wortel, brokoli, dan ubi.
    Tidak cuma sayur, buah-buahan tertentu, seperti melon, apel, alpukat, pisang, dan pepaya, juga baik untuk diberikan sebagai MPASI untuk bayi.
  • Finger food
    Finger food adalah makanan yang dipotong kecil hingga seukuran jari Bunda agar mudah digenggam dan dimakan oleh bayi. Bunda dapat memberikan Si Kecil potongan pisang atau alpukat yang sudah matang sebagai finger food. Namun, finger food biasanya baru boleh diberikan kepada bayi mulai usia 9-12 bulan.
  • Makanan lanjutan
    Jika sudah terbiasa mengonsumsi MPASI dan Si Kecil menikmatinya, coba berikan makanan lain, seperti nasi, roti, tahu, tempe, telur rebus, serta ikan dan daging. Jenis makanan ini sudah bisa diberikan kepada Si Kecil saat usianya 9 bulan.

Yang perlu Bunda ingat, makanan tersebut tetap perlu dimasak hingga lunak atau dicincang halus agar Si Kecil lebih mudah memakannya dan tidak tersedak.

Bunda juga dianjurkan untuk mengajari Si Kecil minum langsung dari cangkir atau gelas saat mulai memberikan MPASI. Hal ini akan melatih kemampuannya untuk minum, sekaligus baik untuk pertumbuhan giginya.

Saat memberikan Si Kecil MPASI, Bunda disarankan untuk tidak menambahkan gula, garam, atau penyedap rasa.

3. Frekuensi dan jumlah MPASI

Awalnya, bayi diberi makan setidaknya 2-3 kali sehari, dengan 1 kali makanan selingan. Namun, setelah berusia 8-9 bulan, bayi sudah mulai bisa makan sebanyak 3 kali sehari. Pada usia 12 bulan ke atas, bayi sudah bisa untuk makan 3-4 kali sehari.

Sedangkan jumlah MPASI awal yang disarankan adalah sekitar 2-3 sendok makan. Selanjutnya, Bunda bisa memperbanyak porsi MPASI secara bertahap sesuai nafsu makan Si Kecil.

4. Tidak memaksa bayi untuk makan

Pemberian MPASI harus dengan cara yang responsif, artinya Bunda disarankan untuk memberikan MPASI ketika Si Kecil mulai lapar dan berhenti memberikannya ketika ia sudah mulai kenyang atau menolak untuk makan. Agar lebih mudah, Bunda disarankan untuk memberikan Si Kecil MPASI teratur sesuai jadwal makannya.

Pengenalan makanan biasanya membutuhkan waktu yang tidak singkat. Oleh sebab itu, Bunda harus bersabar dan jangan memaksa Si Kecil untuk menghabiskan makanan. Bila kali ini ia tidak tertarik, cobalah lagi di lain waktu.

Menyuapi bayi harus secara perlahan dan tidak terburu-buru, agar ia tidak tersedak. Bila Si Kecil menunjukkan minat untuk makan sendiri, berikan ia kesempatan sesekali untuk makan dengan tangannya langsung.

Berikan pula berbagai variasi pilihan rasa dan jenis makanan sehat agar Si Kecil bisa mengenal lebih banyak rasa dan melatihnya agar tidak menjadi ‘pemilih makanan’. Pastikan juga makanan yang diberikan kepada Si Kecil selalu bersih, segar, dan tidak terlalu panas.

Satu hal yang perlu Bunda pahami juga adalah bahwa MPASI ini hanya pendamping dan bukan untuk menggantikan asupan ASI atau susu formula sebagai sumber nutrisi utama bayi sehari-hari. Oleh sebab itu, tetap susui Si Kecil hingga usianya 2 tahun.

Makna Dari Tumpeng Mini yang Jarang Diketahui

Nasi tumpeng, atau yang diketahui dengan istilah “tumpeng” saja, yakni sajian khas yang banyak ditemui dalam berjenis-jenis acara perayaan atau “selamatan” bagus di desa-desa ataupun di kota-kota besar di pulau Jawa dan pulau-pulau lain hingga kini. Apapun variasinya, seperti tumpeng mini jakarta menjadi ikon penting dalam acara syukuran atau selamatan dalam kebiasaan dan kebiasaan Jawa. Oleh sebab itu, tumpeng menjadi suatu simbol yang sarat akan makna.

Sedangkan diakui sebagai komponen penting dalam sebuah acara selamatan, tapi sebetulnya tak banyak orang yang benar-benar paham makna di balik tumpeng. Tumpeng sendiri sebetulnya menjadi simbol yang mengangkat relasi antara manusia dengan Ilahi, dengan alam, dan dengan sesama manusia.

Tumpeng Mini Jakarta
Ilustrasi tumpeng mini pada umumnya

Tumpeng dalam Istiadat Jawa

01. Warga Jawa
Warga tradisional, pada umumnya memiliki suatu keyakinan. Keyakinan ini terjadwal pada energi yang melebihi energi maupun keahlian manusia. Warga yakin sekiranya di luar dirinya terdapat energi yang maha besar.

Tenaga itu memberi pengaruh pada cara keyakinan, sehingga dalam warga tradisonal menonjol terdapatnya cara keyakinan tradisional yang disangka memiliki energi gaib, serta keyakinan kepada roh orang yang telah wafat( nenek moyang).

Keyakinan semacam ini dalam ilmu Antropologi diucap keyakinan animisme serta dinamisme.
Keyakinan dinamisme serta animisme yang tumbuh dalam warga tradisional turut pengaruhi perilaku serta pola pikir warga. Dalam warga tradisional ada pola pikir sekiranya semua suatu selalu terkait dengan energi gaib yang disangka terdapat di dalam alam semesta serta di dekat daerah tinggal mereka. Pola pikir yang demikian ini selalu menghubungkan pristiwa- momen hidup dengan kejadian- kejadian kodrati yang ada di dalam alam semesta maupun kosmos.

Kepada alam semesta maupun kosmos ini warga berlagak lemah serta tak kuasa bertingkah suatu. Demikian pula halnya dengan warga Jawa pada umumnya. Pemikiran serta prinsip semacam ini pengaruhi warga Jawa. Dalam seputar ini warga Jawa amat menjunjung besar kehidupan. Oleh sebab itu mereka berusaha mengamankan hidupnya. Mereka mencari keamanan dalam hidup dengan cara melindungi ikatan yang serasi maupun harmonis dengan sesama, zona serta dunia adikodrati.

Usaha melindungi keselarasan hidup itu menonjol dalam kepercayaan serta kebiasaan, yaitu kebiasaan selametan.
Selametanataupun wilujengan yaitu sesuatu upacara pokok maupun elemen secara khusus dari nyaris semua ritus serta upacara dalam cara religi warga Jawa pada umumnya. Tujuan dari upacara ini yaitu buat minta keselamatan dalam hidup. Warga Jawa yakin sekiranya kebiasaan selametan ini mengatakan jalinan kedekatan antara sesama yang masih hidup, zona serta energi yang terdapat di luar diri manusia. Hidangan buat selamatan antara lain yaitu tumpeng yang komplit dengan lauk pauk serta hiasannya.

Kehidupan orang Jawa amat lekat dengan alam. Mereka siuman sekiranya hidup mereka tergantung dari alam. Banyak pembelajaran yang jadi tanda hidup setiap hari yang mereka ambil dari alam. Mayoritas pemasukan orang Jawa didapatkan dengan bercocok tanam. Dengan banyaknya gunung yang ada di pulau Jawa serta macam tanah vulkanik yang produktif serta total buat bercocok tanam, banyak orang Jawa yang tinggal di dekat kawasan gunung. Mereka menanam padi, sayur- mayur, buah- buahan serta memelihara ternak semacam ayam, bebek, kambing, domba, sapi maupun kerbau. Jadi nyaris seluruh keperluan hidup mereka diperoleh dari tanah di dekat gunung.

  1. Penafsiran Tumpeng
    Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, tumpeng dapat diidentifikasikan bagaikan nasi yang dihidangkan dalam format semacam kerucut buat selamatan. Seandainya itu rasanya definisi tumpeng. Kita pasti tak merasa asing dengan sebutan“ tumpeng”, bukan? Sajian khas ini dapat kita jumpai dalam beragam aktivitas perayaan maupun selamatan bagus di desa- desa maupun di kota- kota besar dalam lingkup pulau Jawa hingga ketika ini. Istiadat kita membaca Selametan dalam Sampai Jawa oleh Koentjaraningrat, kita dapat mengerti sekiranya tumpeng yaitu hidangan dalam kebiasaan maupun upacara selametan. Sampai, boleh dikatakan sekiranya tumpeng pula yaitu sajian yang sakral serta memiliki arti spiritual. Demikianlah tumpeng dipahami. Kedatangan tumpeng dalam kebiasaan selametan pada kebiasaan Jawa berikan arti yang mendalam, demikian juga dalam bagian- bagian tumpeng itu sendiri.

Sampai pembahasan kami dalam paper ini berhubungan dengan arti simbolik dari tumpeng serta bagian- bagian yang umun terdapat di dalamnya.
Nasitumpeng yang berupa kerucut ditempatkan di tengah- tengah serta bermacam-macam lauk pauk dibentuk di sekitar kerucut hal yang demikian. Penempatan nasi serta lauk pauk semacam ini disimbolkan bagaikan gunung serta tanah yang produktif di sekelilingnya.

Tanah di sekitar gunung dipadati dengan beragam berjenis-jenis sayur- mayur dari tumbuh- tumbuhan serta lauk- pauk. Maha semua bagaikan simbol maupun ciri yang berasal dari alam, hasil tanah. Tanah jadi simbol kesejahteraan yang hakiki. Penempatan serta pemilihan lauk- pauk dalam tumpeng pula didasari hendak pengetahuan serta ikatan mereka dengan alam.

Oleh karena seperti itu lauk- pauk ditempatkan di sekitar nasi karena memanglah dari sanalah mereka berasal. Maha cuma penempatannya, pemilihan lauk pula didasari oleh kebijaksanaan yang diperoleh dari belajar dari alam. Tumpeng yaitu simbol ekosistem kehidupan. Kerucut nasi yang melambung besar melambangkan keagungan Ilahi Bagian Bagian Pencipta alam beserta isinya, sebaliknya aneka lauk pauk serta sayur- mayur yaitu simbol dari isi alam ini. Oleh karena itu pemilihan lauk- pauk di dalam tumpeng lazimnya mewakili semua yang terdapat di alam ini

  1. Format- Format yang Universal dalam Nasi TumpengSecara universal bagian yang diaplikasikan dalam tumpeng antara lain nasi( dari beras), sayur- mayur maupun urap- urapan serta lauk- pauk. Nasi yang diaplikasikan bagaikan tumpeng diberi tahu secara khas yaitu diberi tahu dalam format kerucut. Tidak ini yaitu format khas tumpeng. Maha cuma nasi kerucut, bagaikan sajian pengiring pula diberi tahu sayuran serta lauk- pauk. Sayur- mayur yang umumnya diaplikasikan dalam sajian ini antara lain kangkung, bayam serta kacang panjang. Sayur- mayur ini dimasak urap. Sayur- mayur diberi tahu di sekitar nasi tumpeng. Maha cuma sayur bagaikan pengiring nasi tumpeng, lauk- pauk pula turut dan mengiringi sajian nasi tumpeng. Lauk- pauk yang awam diaplikasikan antar lain telor yang direbus serta diberi tahu utuh bersama kulitnya, ikan lele, serta ikan teri yang dimasak dengan cara digoreng dengan tepung semacam rempeyek. Seandainya itu bagian yang terdapat dalam sajian tumpeng.
    Arti Simbolis Nasi tumpeng
  2. Arti Tidak Nasi Tumpeng
    Nasi berupa gunungan maupun kerucut itu sarat hendak arti, lebih- lebih arti spiritual. Gunung dalam banyak kebiasaan serta keyakinan, tercantum Jawa, tak jarang diidentikkan bagaikan daerah yang maha besar, daerah penguasa alam bertahta, serta daerah kemuliaan Allah. Format sejak lama keyakinan ini muncul, seumpama; gunung Sinai, gunung Tabor, Pusuk Buhit, gunung Merapi, serta sebagainya. Asal- muasal format tumpeng ini terdapat dalam mitologi Hindu dalam Epos( cerita) Mahabarata. Sedangkan dikala ini kebanyakan orang Jawa yaitu muslim maupun islam, tapi masih banyak kebiasaan warga yang berpijak pada akar- akar agama Hindu, sebab Hindu lebih dulu masuk ke wilyah Jawa, baru agama- agama lain sesudah itu.

Dalam refleksi selanjutnya, untuk orang Jawa, gunung yaitu daerah yang sakral karena diyakini memiliki kaitan yang erat dengan langit serta surga. Tidak tumpeng yang semacam gunung dalam kebiasaan Jawa memiliki arti mau menempatkan Allah pada posisi puncak, paling tinggi, yang memahami alam serta manusia. Tidak ini pula mau menandakan sekiranya Allah itu dini serta akhir, orang Jawa awam menyebut- Nya dengan Sangkan Paraning Dumadi maksudnya sekiranya Allah yaitu asal semua ciptaan serta tujuan akhir dari semua ciptaan. Tumpeng yang diaplikasikan bagaikan simbolisasi dari watak alam serta manusia yang berasal dari Ilahi serta hendak kembali terhadap- Nya. Perihal  tumpeng pula semacam tangan terkatup, sama semacam ketika seorang menyembah. Maha ini pula mau menandakan sekiranya Allah cocok disembah serta dimuliakan. Tidak menggunung nasi tumpeng pula diandalkan mempunyai keinginan agar hidup kita terus menjadi naik serta beroleh kesejahteraan yang besar.

Dalam kebiasaan selametan orang Jawa, puncak aktivitas yaitu pemotongan komponen atas dari nasi tumpeng. Pemotongan ini lazimnya dicoba oleh orang yang amat dituakan maupun dihormati. Maha ini mau berkata sekiranya warga Jawa masih mengatur teguh skor- skor kekeluargaan serta memperhatikan orang tua bagaikan teladan yang amat dihormati. Sesanti( pepatah) Jawa berkata“ Mikul dhuwur mendhem jero”. Mikul dhuwur maksudnya memikul setingi- tingginya serta mendhem jero maksudnya menanan dalam- dalam. Makna pepatah ini yaitu menghormati orang tua setinggi- tingginya serta menghargai sebaik- bagusnya maupun menghargai sedalam- dalamnya kepada orang lain.; Sehabis itu, nasi tumpeng dimakan bersama- sama. Upacara potong tumpeng ini melambangkan rasa syukur terhadap Ilahi serta sekaligus ungkapan maupun ajaran hidup menimpa kebersamaan serta kerukunan. Terdapat sesanti( pepatah) yang tak asing untuk kita yaitu: mangan ora mangan waton kumpul( makan tak makan yang berarti kumpul). Maha ini tak berarti meski serba kekurangan yang berarti selalu berkumpul dengan sanak kerabat. Penafsiran sesanti hal yang demikian yang mesti yaitu mengutamakan motivasi kebersamaan dalam rumah tangga, proteksi orang tua kepada si kecil- buah hatinya, serta kecintaan terhadap keluarga. Di mana juga orang berlokasi, meski semestinya merantau, haruslah selalu mengingat terhadap keluarganya serta melindungi tali silaturahmi dengan sanak saudaranya.

<p

  1. Arti Dibalik Corak Tumpeng
    Maha cuma dari format, kita pula bisa memperhatikan arti tumpeng dibalik corak nasi tumpeng. Terdapat 2 corak dominan nasi tumpeng yaitu putih serta kuning. Surya kita kembali pada imbas ajaran Hindu yang masih amat kental di Jawa, corak putih diasosiasikan dengan Tidak, Dewa Bagian. Bagian yaitu sumber kehidupan yang sinarnya bercorak putih. Maha cuma itu corak putih di banyak agama melambangkan kesucian. Corak kuning semacam emas melambangkan rezeki, kelimpahan, kemakmuran.

Arti Simbolik Format dalam Tumpeng

  1. Sayuran
    Sayur- mayur yaitu macam menu yang universal diseleksi yang dapat mewakili tanaman darat. Biasanya sayurnya tak diseleksi seperti itu saja karena masing- masing sayur pula mempunyai perlambang tertentu. Sayur- mayur yang universal terdapat yaitu:

Urap

Urap yaitu kelapa parut yang dibumbui buat kombinasi sayur- mayur yang direbus. Kata urap senada dengan urip maupun hidup, maksudnya cakap menghidupi  maupun cakap menafkahi keluarga. Urip berarti pula sumber kehidupan. Sayur- mayur yaitu pralambang dari alam semesta yang berikan kehidupan untuk manusia.

Kangkung

Sayur ini bisa berkembang di air serta di darat, seperti itu pula yang diinginkan pada manusia gampang- mudahan cakap hidup di mana saja serta dalam kondisi apa juga, teguh, ulet serta pantang menyerah. Kangkung sama dengan jinangkung( terbentuk/ tercapai) yang berarti mempunyai keinginan agar apa yang jadi cira- cita bisa tercapai.

Bayam

Bayam mempunyai corak hijau muda yang melegakan serta format daunnya sederhana tak banyak lekukan. Sayur ini melambangkan kehidupan yang ayem tenterem( nyaman serta tentram), tak banyak perselisihan semacam singkatnya format daun serta ademnya corak hijau pada sayur bayam.

Kacang Panjang

Kacang panjang semestinya timbul utuh, tanpa dipotong. Artinya agar manusia sebaiknya selalu berdaya upaya panjang dikala sebelum berperan. Maha cuma itu kacang panjang pula melambangkan umur panjang.

  1. Lauk- Pauk
    a. Ikan Lele

Ikan Lele: dahulu lauk ikan yang diaplikasikan yaitu ikan lele. Ikan lele yaitu macam ikan yang bendung hidup di air yang tak mengalir. Ikan ini pula konsisten hidup di dasar sungai. Arti yang tercantum dalam ikan lele yaitu symbol ketabahan, keuletan dalam hidup, kerendahan hati, serta cakap hidup dalam suasana ekonomi yang amat dasar sekalipun, pula sebaiknya tak sungkan meniti karier dari dasar.

b. Ikan Teri

Biasanya ikan ini hidup di laut serta selalu hidup bergerombol. Ikan teri dialamatkan bagaikan simbol kebersamaan serta simbol kerukuan. Perihal dalam sajian nasi tumpung ikan ini digoreng dengan tepung, terbuat semacam rempeyek. Ikan bergeombol serta tak terpisah- pisah.

c. Telor

Telor direbus serta lazimnya diberi tahu utuh bersama kulitnya, tak dipotong– sehingga, sehingga buat memakannya semestinya dikupas secara khusus dahulu. Maha hal yang demikian mu melambangkan sekiranya semua aksi kita semestinya direncanakan( dikupas), dijalankan sesuai agenda serta dinilai kesudahannya demi kesempurnaan. Piwulang jawa memberi arahan“ Tata, Titi, Titis serta Tatas”, yang berarti etos kerja yang bagus yaitu kerja yang terjadwal , akurat, ideal perhitungan, serta dipecahkan dengan tuntas. Telor pula melambangkan manusia diwujudkan Ilahi dengan derajat yang sama, yang membedakan cumalah watak serta tingkah lakunya.

Bagian- Bagian Tumpeng

  1. Tumpeng Nujuh Bulan
    Tumpeng ini buat syukuran kehamilan di usia tujuhbulan. Diatas tampah yang dialasi dengan daun, Tumpeng nasi putih diletakkan di tengah serta dikelilingi oleh 6 Tupeng kecil- kecil. Maha cuma nasi telur rebus, sayur- mayur serta lauk yang lain menyertai.
  2. Tumpeng Robyong
    Tumpeng ini lazimnya buat upacara siraman pada pernikahan adat Jawa. Tumpeng ini diletakkan dalam bakul dengan aneka sayur- mayur. Memandang puncak diberikan telor ayam, bawang merah, terasi, serta cabai. Di dalam bakul, tak cuma nasi ada pula urap, ikan asin, serta telor ayam rebus.
  3. Tumpeng Nasi Kuning
    Isinya tak beda jauh dengan prasyarat Tumpeng pada umumnya, tapi lazimnya ditambahkan perkedel, kering- keringan, abon, irisan ketimun, serta dadar rawis. Corak kuning mempunyai makna kekayaan serta budi pekerti yang luhur, oleh maka Tumpeng ini awam diaplikasikan buat aktivitas kebahagiaan semacam kelahiran, ulang tahun, khitanan, pertunangan, pernikahan, syukuran serta upacara tolak bala.
  4. Tumpeng Pungkur
    Tumpeng ini terdapat dalam upacara kematian laki- laki maupun perempuan lajang/ belum menikah, ketika jenasah hendak diberangkatkan. Isinya hanya nasi putih yang dihias sayur- mayur di sekitar badan tumpeng. Tumpeng sesudah itu dipotong vertikal serta diletakkan silih membelakangi.
  5. Tumpeng Putih
    Tumpeng putih lazimnya buat aktivitas sakral karena corak putih melambangkan kesucian, tapi pula tak berbeda jauh dengan tumpeng kuning sebab hakekatnya tumpeng kuning yaitu modifikasi dari tumpeng putih. Maha saja, lazimnya tumpeng putih tak mengenakan ayam goreng, tapi ayam ingkung yang kadangkala diiringi bumbu areh. Tumpeng putih pula mengenakan kenal serta tempe bacem, serta ikan asin.
  6. Tumpeng Seremonial maupun Tumpeng Modifikasi
    Tumpeng ini bisa dibilang‘ Tumpeng menyenangi- menyenangi’, karena buat tumpeng yang ini tak mencermati makna filosofi yang tercantum dalam tumpeng. Perihal tumpeng ini menggunakan nasi kuning, nasi goreng serta nasi corak yang lain. buat lauk pauknya bagi selera kita sendiri. Tumeng ini awam terbuat bagaikan sajian masakan. ikatan antara arti dibalik format tumpeng serta corak nasi tumpeng, totalitas arti dari tumpeng ini yaitu pengakuan hendak terdapatnya kuasa yang lebih besar dari manusia( Ilahi), yang memahami alam serta aspek kehidupan manusia, yang menetapkan dini serta akhir, Perihal riil dari pengakuan ini yaitu perilaku penyembahan kepada dimana rasa syukur, pengharapan serta doa dilayangkan kepadaNya biar hidup terus menjadi bagus, menanjak naik serta besar semacam halnya format kemuncak tumpeng itu sendiri.. Jadi tumpeng mempunyai arti religius yang dalam sehingga absensinya jadi sakral dalam upacara- upacara syukuran maupun selamatan.

Indonesia’s New Online Shopping Regulation

In this modern era, Online shopping becomes a daily life or even a habit for Indonesian people, even some of them prefer to do online shopping rather than conventional shopping. Changes in shopping habits have led to the development of online shopping provider platforms, known as market places such as Tokopedia, Bukalapak, Shopee and so on. This is a beginning of a new era versus copyright infringement in Indonesia

More numbers of trading through electronic structures or e-trade exist, apparently, the authorities must issue some rules which govern on-line trading sports. Hence, President Jokowi on November 20, 2019, signed Government Regulation (PP) Number eighty of 2019 concerning Trading through Electronic Systems (PP eighty/2019).

PP 80/2019 defines Trading Through Electronic Systems (PMSE) way trading activities whose transactions are exercised thru a a series of electronic gadgets and methods. Whereas the providers of Trading through Electronic Systems, hereinafter known as PPMSE, are Business Actors who offer Electronic Communication centers used for change transactions. In PP eighty/2019, commercial enterprise actors, in this case, traders, and exchange providers are differentiated.

In general, things which might be regulated in PP eighty/2019 related to parties who behavior trading thru digital systems, requirements, operations, obligations of business actors, proof of change transactions through electronic systemsdigital advertisements, electronic offers, electronic contracts, protection of personal statisticspayments in change thru electronic structures, change of products or offerings and cancellation of purchases, dispute decision, guidance, and supervision.

From the scope of those provisions, it may be seen that PP eighty/2019 regulates comprehensively all subjects regarding online trading activities. Since some weeks after it turned into approved, the regulation has received a variety of public attention, especially associated with the obligation to have a business license for online traders. The following are crucial provisions that need to be recognized in PP 80/2019.

Parties Who Conduct PMSE

Parties who can conduct PMSE are commercial enterprise actors, consumers, individuals, and state administrative corporations. PP eighty/2019 states that PMSE is a personal courting that may be carried out between:

Business actors with commercial enterprise actors;
Business actors with purchasers;
Individuals with individuals;
State businesses and enterprise actors, in accordance with statutory provisions.
The regulation also said that the PMSE could now not simplest be conducted by way of home businesseshowever-foreign business actors also could trade thru the electronic device in Indonesia. Even foreign businesses that actively provide and/or behavior PMSE to purchasers domiciled in Indonesia and meet sure standards are considered to satisfying physical presence in Indonesia and behavior commercial enterprise activities often in Indonesia.

The criteria for glad these qualifications are the number of transactions, the value of the transaction, the range of delivery packages and the quantity of site visitors or access. After pleasurable these criteriaforeign PPMSE should open representatives in Indonesia who act as and on behalf of the foreign enterprise actors.

Obligation to Prioritize Domestic Products

All parties who conduct PMSE are obliged to assist government programs, with the aid of carrying out:

prioritize trade in goods and / or services from home production;
growth the competitiveness of domestic products and / or services produced; and
Domestic PPMSE is needed to provide promotional space for items and / or services produced through locals.
Obligation to Obtain Business License

After several years of online shopping activities exist in Indonesia, PP eighty/2019 finally requires enterprise actors who conduct PMSE to have a Business License. However, there are exceptions to that obligation. Article 15 paragraph 2 of PP 80/2019 mentions that the duty to have a Business License is excluded under the subsequent conditions:

Not a celebration who receives a benefit (beneficiary) without delay from the transaction; or
Not at once involved inside the contractual relationships of the parties conducting PMSE.
The application of an enterprise license is carried out through an Electronic Integrated Business Licensing System regulated inside the Minister of Trade Regulation Number seventy-seven the Year 2018 concerning Electronic Integrated Business Licensing Services in the Field of Trade.

Provisions on Consumers Protection

PP eighty/2019 no longer most effective regulates commercial enterprise actors inside the PMSE however additionally regulates consumer safety. The customer-protection procedures regulated in PP 80/2019 are as follows:

Consumers document losses suffered to the Minister;
Business actors reported with the aid of purchasers have to clear up the record;
Business actors who do now not resolve the record may be listed within the priority list of supervision via the Minister;
The priority listing can be accessed via the public so that Business Actors will lose the trust of society.
Besides, as a form of customer safetycommercial enterprise actors are required to offer lawsuits mechanism for purchasers. The offerings mechanism contains at least:

deal with and make contact with the range of the complaint;
client lawsuits strategies;
grievance follow-up mechanism;
officers who are able in processing lawsuits offerings; and
the period for resolving complaints.
Proof of Transactions in E-Commerce

Domestic and overseas PPMSE are required to provide and hold legitimate PMSE transaction proof. Proof of the transaction is a prison if the usage of the Electronic System in accordance with the provisions stipulated inside the rules regarding information and electronic transactions. PMSE transaction proof also can be used as legitimate evidence and the utility can not be refused.

It is also stated in Article 30, proof of PMSE transactions can replace written agreements or contracts with the provisions the proof of the transactions may be stored, accessed and displayed for next use in order that the substance validly explains a positive legal state of affairs or event.

Data Privacy

PP eighty/2019 regulates that any personal statistics are handled as the private assets of the individual or business actor concerned. Every business actor who gets consumers’ personal information is obliged to hold the mandate in storing and controlling it according to statutory provisions. Personal facts safety standards need to meet as a minimum the following:

personal information needs to be obtained without a doubt and legally from the owner;
personal statistics must be held best for one or greater of the purposes described mainly and legally and won’t be used apart from for that purpose;
the personal information obtained should be appropriate, relevant and no longer exceed the intended use;
personal facts should be accurate and must constantly be updated by means of allowing the owner of the fact to replace the records;
personal statistics may not be held longer than the time required;
personal records must
 be processed in accordance with the proprietor’s rights;


the party who stores personal data ought to have a proper protection device to prevent leakage or the illegal use of personal records or harm to personal statistics;
Personal data may not be sent to other nations or regions out of doors Indonesia until the country is declared to have the same standards and level of safety as Indonesia.


If the owner of personal facts or customers declare unsubscribing and forestall the usage of PMSE services and facilities, the owner of the personal statistics has the right to ask commercial enterprise actors to delete all the personal records. Therefore, the enterprise actor is obliged to delete all applicable personal record within the system managed by the business actor.

Delivery, Exchange and Cancellation Mechanisms

The capability that regularly induces troubles in trading activities through digital structures is inside the method of delivery itemsas a result, to prevent things which might be adverse to the events, PP eighty/2019 also regulates the mechanism of shipping goods. The change and cancellation mechanism are also regulated if there may be a mistake in the method of packaging to delivering.

In every transport of products the usage of courier services or different mechanisms, enterprise actors have to ensure:

safety of products;
condition of products;
confidentiality of goods;
suitability of goods; and
on-time delivery of goods in step with the transaction agreement.
Moreover, the regulation referred to that if there is a blunders or discrepancy between the duration of delivery of the goods and the agreed length which reasons disputes between clients and business actors, then PPMSE is obliged to remedy the dispute.

The mechanism for changing or canceling purchases is determined by way of a maximum of two working days from receipt of the item. Consumers can cancel and trade items inside the following conditions:

there may be a mistake or discrepancy of the products;
there is a mistakes or discrepancy between the actual duration of shipping of the products;
there are hidden defects;
damaged items;
expired goods.


Consumers who trade goods are only charged the cost of sending again the productseven as the value of sending goods again to the purchaser can be finished if mistakes happen because of the inaccuracy of clients. In the case of cancellation of purchase, PPMSE need to provide a mechanism that can make sure client refunds.

Dispute Settlement in Online Trading

It is undeniable that disputes or conflicts will arise even in online shopping activitiestherefore PP eighty/2019 also regulates dispute decision mechanisms. Mentioned in 72, if there’s a dispute inside the PMSE the events can remedy it through the courtroom or different dispute resolution. Dispute resolution also be finished electronically (on-line dispute resolution).

If the dispute occurs among the client and the domestic business actor, then the client can record a lawsuit thru the client’s dispute resolution board or submit it to the judiciary at the purchaser’s region of residence.

The principle of freedom of contract is applied in the decision of disputes which arise inside the PMSE due to the fact the parties can select their dispute resolution discussion board and select the regulation for use if one of the events comes from abroad.

Administrative Sanctions

Of the various rules stated in PP 80/2019, it additionally regulates administrative sanctions so that PMSE actors comply with all stipulated provisions. These administrative sanctions include:

written caution;
included within the priority listing of supervision;
blacklisted;
temporary blockading each PPMSE offerings home and abroad by means of authorized businesses;
revocation of Business License.
Written warnings are given most of three times within two weeks from the date of the previous warning letter. If the business actor does no longer make enhancements after the third caution letter, it is going to be included inside the priority listing of supervision.

Conclusion

From the reason above regarding crucial subjects that need to be acknowledged in PP eighty/2019 concerning Trading through Electronic Systems, it may be concluded that PMSE business actors have a whole lot of homework to be completed related to the success and adjustment of this regulation. It is was hoping that once the enactment of this lawon-line shopping activities in Indonesia can similarly expand and provide legal facts to all collaborating eventsespecially the citizen as customers.

Profil Egy Maulana Vikri, Titisan Messi dari Indonesia

Kemampuannya bermain sepakbola sejak kecil membuat Egy Maulana Vikri masuk Timnas Junior Indonesia. Ia menorehkan berbagai prestasi di ajang nasional maupun internasional.

Egy Maulana lahir di Medan, 7 Juli 2000. Ia menyukai sepakbola dari kecil karena lingkungan keluarganya kebanyakan menyukai sepakbola. Untuk fokus mengasah kemampuannya, Egy mengikuti sekolah bola SSB Tasbi, Medan.

Bakatnya semakin terasah ketika memperkuat Asosiasi Sekolah Sepakbola Indonesia (ASSBI) Sumatera Utara pada perhelatan Grassroots Indonesia U-12 Tournament 2012 yang diadakan di Tangerang Selatan. Egy berhasil membawa klubnya menjadi juara dan meraih gelar top scorer dengan 10 gol.

Egy juga menjadi salah satu pemain yang sukses membawa Indonesia juara pada ajang Gothia Cup di Swedia tahun 2015. Tidak hanya itu, pemain yang mengidolakan Lionel Messi ini juga menjadi pemain terbaik pada ajang tersebut kelompok U-15.

Tahun 2016 bersama Persab Brebes, Egy salah satu pemain yang dijagokan, terbukti dengan mengantongi 19 gol di kompetisi Piala Soeratin 2016 ketika memasuki  babak 16 besar. Kemudian ia berhasil membawa timnya menjuarai Piala Suratin dan sekaligus menjadi pemain terbaik serta pencetak gol terbanyak pada turnamen tersebut.

Salah satu prestasi yang membanggakanya adalah meraih Jouer Revelation Trophee pada Toulon Turnament 2017. Panelis turnamen menilai Egy sebagai pemain paling berpengaruh di tim. Gelar ini hanya diterima oleh satu pemain saja setiap tahunnya. Zinedine Zidane dan Cristiano Ronaldo pun pernah menerima piala ini.

Dia menjadi satu-satunya pemain di Turnamen Toulon yang mendapatkan Jouer Revelation Trophee walau timnya tidak lolos fase grup. Padahal, di edisi sebelumnya, minimal si pemain wajib membawa tim lolos ke semifinal.

Kemampuan dalam mengolah si kulit bundar yang begitu menawan, membuat pelatih Espanyol menjulukinya sebagai Messinya Indonesia.

Berkat kehebatannya tersebut, Egy selalu masuk dan menjadi langganan Timnas Indonesia mulai dari U-16. Tidak salah jika Indra Sjafri memilih Egy untuk masuk skuat merah putih dalam ajang AFF Cup U-18 Myanmar 2017. Nama Egy semakin terkenal ketika berhasil menjebol gawang Myanmar berkat dua golnya bersama Timnas Indonesia di Piala AFF U-18. Namun sayang, kehebatan Egy bersama timnas Indonesia hanya meraih juara 3. Egy juga terpilih sebagai pencetak gol terbanyak pada ajang tersebut dengan total 8 gol.
(AA/DN) (Foto Instagram/Egy Maulana Vikri)

KARIER
Tim JUNIOR

SSB Tasbu
Diklat Ragunan

Tim SENIOR
Persab Brebes
Lechia Gdansk


TIMNAS
Timnas Indonesia U-14
Timnas Indonesia U-15
Timnas Indonesia U-16
Timnas Indonesia U-19

PRESTASI
Juara Grassroots Indonesia U-12 Tournament, Tangerang Selatan, 2012
Top Scorer Grassroots Indonesia U-12 Tournament 2012, Tangerang Selatan, 2012
Pemain Terbaik dan Top Scorer Gothia Cup, 2015
Juara Piala Soeratin bersama Persab Brebes, 2016
Pemain Terbaik dan Top Scorer Piala Soeratin, 2016
Jouer Revelation Trophee, Turnamen Toulon, 2017
Pencetak Gol Terbanyak Piala AFF U-18, 2017
Juara 3 Piala AFF U-18, bersama Timnas Indonesia, 2017